Kebalikan dari yang anda katakan, karena Tuhan adalah Tuhan yang rasional
dan bukan Tuhan yang tidak rasional dan bodoh, dia tidak akan pernah ingin
kita manusia percaya membuta pada nabi-nabi ayam sayur (seperti muhammad).
Dia (Tuhan) kasih otak utk membedakan yang asli dari yang palsu. Jika kita
harus memakai otak dan logika dalam hal-hal sederhana dikehidupan kita,
kenapa dalam pencarian Tuhan tidak boleh?
Tidakkah anda melihat rencana busuk ini? Kenapa anda pikir Muhammad
berkeras
agar kita jangan pakai otak? Ini karena dia tahu pengakuannya tidak masuk
akal, tidak logis. Dia tahu bahwa dia berbohong. Dia juga tahu jika orang
mulai berpikir waras pake otak mereka akan segera sadar akan kebenaran dan
tak seorangpun akan percaya pada kebohongan-kobohongannya.
Ngga kepikiran utk percaya bahwa Tuhan ingin kita bodoh ketika menyangkut
hal-hal pencarian bimbinganNya? Jika kita tidak boleh pake otak, darimana
kita tahu agama mana yang benar dan agama mana yang palsu? Ada ribuan
agama/kepercayaan didunia. Yang mana yang benar? Haruskah kita ikuti yang
paling logis atau yang paling mengancam nyawa kita?
Hanya dengan logika kita bisa menemukan kebenaran. Kebenaran itu secara
natural adalah Logis. Sebaliknya, kepalsuan-lah yang tidak logis. Untuk
melihat bahwa Muhammad itu palsu, cukup dengan hal ini. Jika orang bilang
kau tidak boleh pakai otak dan percaya saja dg membuta, langsung kabur
aja,
karena orang itu pasti bukan nabi asli dari Tuhan, tapi dukun cabul atau
tukang obat. Bukankah hal ini saja jadi bukti yg meyakinkan bahwa Muhammad
itu palsu?
Siapa yang tuli, bodoh dan buta? Yang pakai otak dan mencari kebenaran
secara logika atau yang percaya tanpa berpikir? Lihat tidak, betapa
mudahnya
menyangkal islam?
Tidak benar bahwa logika akan menghilangkan iman anda pada Tuhan. Anda
akan
kehilangan iman pada Muhammad tapi tidak pada Tuhan. Tentu saja Muhammad
tidak tahu apapun tentang Tuhan dan semua yang dia katakan tentang Tuhan
tidak masuk akal, irasional dan gila abizzzz. Muhammad tidak mengerti sama
sekali tentang Tuhan. Dia membayangkan Tuhan seperti diktator sadis, orang
mirip Saddam Hussein yang melakukan seenak udel dan melanggar aturan
apapun,
yang suka dipuja puji. Yang menghadiahi para psikopat dan menghukum para
pemikir bebas. Itu bukan definisi dari Tuhan. Orang dengan otak sebodoh
Muhammad tidak bisa mengerti kebesaran dari Tuhan. Jadi dia
menggambarkannya
sebagai makhluk Lalim yg penuh murka. Pengertian Muhammad akan Tuhan
sangatlah bodoh. Itu sebabnya jika anda pakai otak dan mencoba logis, anda
akan kehilangan iman anda dalam islam. Anda tidak kehilangan iman anda
dalam
Tuhan jika anda pakai otak. Anda kehilangan iman pada tuhannya (atau
auwlohnya) Muhammad, karena auwlohnya muhammad tidak logis, tidak rasional
dan bodoh. Dia bukan Tuhan sejati tapi isapan jempol dari pikiran sakit
seorang psikopat yang bodoh.


|